Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Ahok Hingga Raffi Diduga Langgar Prokes, PKS: Semua Harus Sama Di Mata Hukum!

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menerapkan prinsip kesamaan di mata hukum terkait penegakkan protokol kesehatan Covid-19.

Demikian ditegaskan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menyikapi dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Raffi Ahmad hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menghadiri acara ulang tahun Ricardo Gelael, di Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu malam (13/1).

"Prinsip equality before the law, kesamaan derajat di dalam hukum," tegas Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/1).


Anggota Komisi II DPR RI ini lantas membandingkan penegakan hukum terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) yang disebut-sebut terjerat kasus kerumunan dan pelanggaran prokes.

Menurut Mardani, jika HRS dihukum atas pelanggaran prokes, maka harus demikian pula yang diterapkan terhadap Ahok, Raffi Ahmad, dan sejumlah selebriti lain yang berada di lokasi yang sama.

"Semua yang melanggar mesti ditindak. Habib Rizieq ada dua kasus kerumunan dan ditahan fisik. Jika kejadian di atas memiliki kesamaan modus maka perlu diperlakukan sama," demikian Mardani.

Sementara itu, pihak Istana Kepresiden menyatakan telah menegur langsung Raffi Ahmad atas pelanggaran prokes yang dilakukannya. Karena hal ini bisa berdampak buruk terhadap masyarakat yang menjadi penggemar Raffi.

Menurut Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, pihaknya telah menasihati dan mengingatkan Raffi untuk selalu menaati protokol kesehatan meski sudah mendapat vaksin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya