Berita

Raffi Ahmad dan Ahok diduga lakukan pelanggaran protokol kesehatan saat hadir di sebuah acara pada Rabu malam kemarin (13/1)/Repro

Politik

Desak Usut Pelanggaran Prokes Raffi Dan Ahok, PKS: Habib Rizieq Dua Kasus Ditahan Fisik

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 09:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah dan aparat penegak hukum diminta untuk adil dan tidak tebang pilih dalam menegakkan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Karena itu, jika selebriti Raffi Ahmad hingga Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti menghadiri acara ulang tahun Ricardo Gelael tanpa mengindahkan protokol kesehatan pada Rabu malam (13/1), maka harus ditindak tegas seperti yang dilakukan terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

"Semua harus berlaku (terhadap yang) hadir. Semua yang melanggar mesti ditindak. Habib Rizieq ada dua kasus kerumunan dan ditahan fisik. Jika kejadian di atas memiliki kesamaan modus maka perlu diperlakukan sama," tegas Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (15/1).


Lebih lanjut, Mardani menegaskan bahwa prinsip kesamaan di mata hukum harus betul-betul ditegakkan oleh pemerintah dan penegak hukum.

"Prinsip equality before the law, kesamaan derajat di dalam hukum," tandasnya

Ahok, Raffi Ahmad, dan sejumlah selebriti lainnya diketahui menghadiri pesta ulang tahun Ricardo Gelael di Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu malam (13/1).

Dalam acara itu, Raffi jadi sosok yang paling disorot. Pasalnya, bersama Presiden Joko Widodo, Raffi menjadi kelompok masyarakat yang menerima vaksin corona tahap pertama.

Padahal vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengurangi penyebaran corona. Artinya, meskipun sudah divaksin, ia harus tetap mengindahkan protokol kesehatan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya