Berita

Mantan Menteri Pertanian era Orde Baru, Syarifuddin Baharsya/Net

Politik

Mantan Menteri Pertanian Syarifuddin Baharsyah Dikabarkan Meninggal Dunia

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah kabar duka datang dari dunia pertanian Indonesia. Mantan Menteri Pertanian era Orde Baru, Syarifuddin Baharsyah dikabarkan meninggal dunia.

Kabar ini beredar di media sosial, WhatsApp Group (WAG). Disebutkan bahwa informasi bersumber dari Kepala Badan Pengembangan IPB, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono.

“Sumber Berita Prof. Yonny Koesmaryono, WAG PERHIMPI: Innaalillaahi wa innaailaaihi raajiun. Telah wafat Bapak Prof. Syarifuddin Baharsyah tadi malam sekitar pukul 23.00 (Kamis, 14/1),” tulis edaran informasi yang turut diterima redaksi, Jumat (15/1).


Disebutkan juga bahwa Syarifuddin Baharsyah akan dimakamkan di San Diego Hills pada siang nanti

“Semoga Allah SWT mengampuni dosanya dan menerima amal ibadahnya. Aamiin YRA. Insya Allah akan dimakamkan di San Diego Hills nanti siang bakda sholat Jumat,” sambung edaran tersebut.

Semasa hidup Syarifuddin Baharsyah pernah menjabat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sjarifuddin juga pernah dipercaya sebagai Menteri Pertanian Indonesia, yaitu pada 1993 hingga 1998 dalam Kabinet Pembangunan VI di masa pemerintahan Orde Baru.

Sebelumnya, dia juga sempat menjabat sebagai Menteri Muda Pertanian dari tahun 1988 hingga 1993 pada Kabinet Pembangunan V.

Sementara di tingkat dunia, Sjarifuddin juga dipercaya oleh lembaga internasional sehingga sampai dua periode (1997 hingga 1999 dan 1999 hingga 2001) menjabat sebagai Ketua Independen Food and Agriculture Organisation (FAO), suatu lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berkedudukan di Roma, Italia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya