Berita

Managing Director PEPS, Anthony Budiawan dalam diskusi daring Pergerakan Indonesia Maju (PIM) bertajuk Outlook 2021: National Economic Outlook/RMOL

Politik

Anthony Budiawan: Tahun 2021 Ekonomi Indonesia Masih Suram

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi perekonomian nasional pada tahun 2021 diprediksi masih suram. Hal itu tercermin dari rapuhnya ketahanan fiskal dan besarnya defisit anggaran.

Demikian disampaikan Managing Director PEPS, Anthony Budiawan saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Pergerakan Indonesia Maju (PIM) bertajuk "Outlook 2021: National Economic Outlook", Kamis (14/1).

"Outlook 2021 suram. Defisit meningkat tajam dan akhirnya rasio utang meningkat tajam. Defisit anggaran 2020, 2021, 2022: Rp 1.000 triliun lebih
membuat ketahanan fiskal kita rapuh," ungkap Anthony.

membuat ketahanan fiskal kita rapuh," ungkap Anthony.

Anthony mengurai, rasio pendapatan negara hanya berkisar pada angka 10,6 persen di tahun 2020. Kemudian rasio penerimaan pajak sebesar 8,3 persen dan rasio beban bunga 2,3 persen.

"Kalau beban bunganya itu 2,3 persen, jadi untuk belanja negara itu sangat sedikit," ujarnya.

Dari sisi utang, ia menjelaskan rasio utang pemerintah naik dari 24 persen menjadi 39 persen di tahun 2020. Ia memperkirakan tahun 2022 mendatang sekitar 55 persen bahkan mendekati batas UU, yakni 60 persen. Kenaikan juga terjadi pada rasio beban bunga dari 1,2 persen menjadi 2,3 persen di tahun 2020.

"Dengan pendapatan negara 10,6 persen, dengan 2,3 persennya untuk membayar bunga, maka itu sudah tidak sustain lagi, sudah tidak sehat lagi. Ini harus dilakukan restrukturisasi di dalam nilai fiskal," jelasnya.

Anthony mengurai, pada tahun 2020 kemarin, pendapatan negara hanya Rp 1.633,6 triliun, rasio pendapatan negara 10,6 persen, dan belanja negara Rp 2.589 yang kemudian naik menjadi Rp 279 triliun.

"Lalu defisit anggaran Rp 956,3 triliun. Utang Rp 1.226,8 triliun (naik Rp 789 triliun). Lebih: Rp 270,5 triliun. Pandangan saya kedepannya ini kita masih defisit 1.000 triliun," tandasnya.

Selain Anthony, narasumber lain dalam webinar tersebut antara lain mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli; jurnalis senior sekaligus mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan; Ekonom INDEF, Didik Rachbini; pengamat AEPI, Salamudin Daeng. Kemudian Wakil Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM), Philips K Widjaya dan Ketua Umum DN-PIM, Din Syamsuddin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya