Berita

Twitter Netanyahu, sebelum dan sesudah mengganti foto Trump/Repro

Dunia

Netanyahu Hapus Foto Trump Dari Banner Akun Twitternya, Tanda Putus Hubungan?

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memasang foto dirinya sedang menerima suntikan vaksin pada banner akun Twitternya. Beberapa pihak menduga, penggantian banner itu ada kaitannya dengan apa yang saat ini tengah berkembang dan menimpa Presiden Donald Trump.

Suara untuk memakzulkan Donald Trump semakin meningkat, beberapa hari jelang pelantikan presiden terpilih Joe Biden, menyusul kerusuhan besar di Capitol Hill yang dipicu oleh pidato Trump di sosial media.

Trump juga tengah menghadapi pemblokiran dari platform Twitter, Facebook, dan yang terbaru, Youtube, karena apa yang digambarkan raksasa media sosial itu sebagai risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menghapus foto dirinya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari banner akun Twitter-nya pada Rabu (13/1).

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menghapus foto dirinya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari banner akun Twitter-nya pada Rabu (13/1).

Pengamat mengatakan langkah itu seperti memutuskan kedekatan keduanya sebagai sekutu kuat.

Reuters menulis, foto Netanyahu duduk bersama Trump di Gedung Putih terpasang sebagai banner di akun Twitter resmi Netanyahu dalam beberapa waktu yang lama. Foto itu mencerminkan hubungan dekat antara kedua pemimpin tersebut.

Foto itu pada akhirnya diganti dengan foto Netanyahu yang sedang menerima vaksin.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya