Berita

Rapim Kemhan 2021 yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Ist

Pertahanan

Perkuat Kemandirian Pertahanan Menuju Indonesia Tangguh Jadi Agenda Utama Rapim Kemhan 2021

RABU, 13 JANUARI 2021 | 17:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Pertahanan menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) untuk tahun 2021 yang dilaksanakan secara hyrid selama dua hari, yaitu Senin (11/1) dan Rabu (13/1).

Rapat tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan berpedoman pada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan dihadiri oleh para pejabat Kemhan secara terbatas, sementara peserta lainnya mengikuti secara virtual. Rapim juga dihadiri oleh Para Kepala Staf dan Kasum Mabes TNI serta para Direksi BUMN yang terkait dengan Industri Pertahanan.


Dengan tema "Kemandirian Pertahanan dan Keamanan yang Kuat Mewujudkan Indonesia Tangguh", Rapim Kemhan Tahun 2021 berisi capaian kinerja selama satu tahun terakhir.

Tema yang diambil dalam Rapim Kemhan tahun ini dilatarbelakangi oleh upaya untuk memperkuat diri menangkal ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT), termasuk dengan kemandirian pertahanan.

Jurubicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak menuturkan, kemandirian pertahanan berarti kemampuan untuk semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan alutsista sendiri.

"Hal ini tentunya dengan menggerakkan industri pertahanan dalam negeri dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional," sambungnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Dalam rangka mendukung rencana kerja pemerintah tahun 2021, ia menjelaskan, Kemhan melaksanakan program dan kegiatan terkait dua prioritas nasional yaitu pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, serta mengenai stabilitas, dan tentu tetap mempertimbangkan lingkungan strategis yang sedang berkembang baik regional maupun global.

Pada akhir Rapim, Menhan Prabowo menyerahkan Randis dan Ranpur Maung produksi PT Pindad tahap ke-2, yang diperuntukkan bagi operasi TNI di berbagai wilayah di Indonesia.

Kendaraan yang diserahkan berjumlah 44 unit terdiri dari 40 unit kendaraan Maung buatan PT Pindad (Persero), 4 unit Kendaraan Armour ILSV Jeforce dan 100  unit sepeda motor kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Kepala Staf TNI  Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.

Kemhan saat ini juga tengah memesan Rantis Maung sebanyak 500 unit yang diselesaikan secara bertahap oleh PT Pindad (Persero). Itu merupakan upaya Kemhan untuk mendukung peningkatan produksi alutsista dalam negeri, sesuai yang tercantum dalam UU 16/2012 tentang Industri Pertahanan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya