Berita

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, tidak masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 tahap pertama/RMOLJateng

Nusantara

11 Pejabat Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana Di Solo, Walikota Dan Wakilnya Kok Tak Masuk Daftar?

RABU, 13 JANUARI 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sesuai jadwal yang sudah dibuat, proses vaksinasi Covid-19 di daerah-daerah mulai dilangsungkan Kamis besok (14/1). Begitu pula di Kota Solo, di mana proses vaksinasi akan dipusatkan di RSUD Bung Karno Solo.

Selain memprioritaskan tenaga kesehatan serta tenaga pendukungnya, vaksinasi juga dilakukan kepada 11 pejabat dari beberapa instansi. Di antaranya adalah Ketua DPRD, Danrem, Kapolres, Kejari, dan tenaga kesehatan.

Namun, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Achmad Purnomo tidak masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 tahap pertama ini.


"Usia saya sudah di atas 60 tahun, Pak Pur juga di atas 60 tahun," terang Walikota Solo, Rabu (13/1), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Selain itu, nama calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka dan calon Wakil Walikota Teguh Prakosa juga tidak masuk dalam daftar penerima vaksin.

Menurut Rudi, panggilan akrab Walikota Solo, kalau Gibran sempat menyatakan siap divaksin. Karena tujuannya untuk menghindari Covid.

Namun untuk tahap pertama ini yang diutamakan adalah tenaga kesehatan yang langsung berhadapan dengan publik.

"Lha ini bukan kita menomorduakan calon walikota, tidak lho. Jadi diambil prioritasnya, yakni nakes. Karena yang diusulkan kan pelayanan semua," tegas Rudi.

Rudi juga menambahkan sampai dengan hari ini tidak ada tenaga kesehatan yang menolak divaksin. Semisal memang ada yang menolak itu merupakan hak masing-masing.

"Tetapi sampai hari ini nggak ada yang mengirim surat untuk menolak," tutup Rudi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya