Berita

Ketua MUI Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah/Repro

Nusantara

Ketua MUI Jatim Ajak Masyarakat Hentikan Isu Miring Soal Vaksin Sinovac

RABU, 13 JANUARI 2021 | 11:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Hasan Mutawakkil Alallah, mengajak masyakarat untuk mengakhiri isu miring tentang vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Sebab, vaksin Sinovac berdasarkan Komisi Fatwa MUI Pusat, sudah dinyatakan halal.

"MUI Pusat melalui Komisi Fatwa, telah memfatwakan bahwa bahan vaksin Covid-19 Sinovac terdiri dari bahan yang halal dan suci, oleh karenanya saya berharap isu (miring) tentang kehalalan vaksin ini berakhir," jelasnya dalam video berdurasi 1.36 detik yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (13/1).

Menurutnya, sebelum mengeluarkan fatwa, Komisi Fatwa MUI Pusat sudah melakukan kajian yang di dalamnya terdapat sejumlah kiai dan ulama serta tokoh agama dari berbagai latar belakang.


"Oleh karenanya, saya berharap melalui fatwa Komisi Fatwa MUI Pusat yang di dalamnya ada kiai-kiai, ulama-ulama, dan tokoh agama dari berbagai latar belakang ini, isu yang berkembang akhir-akhir ini tentang kehalalan itu berakhir," paparnya.

Selain itu, pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo ini mengatakan, saat ini dirinya masih menunggu fatwa dari Komisi Fatwa MUI Pusat tentang manfaat dan keamanan penggunaan Vaksin Covid-19 Sinovac.

"Kita tinggal menunggu fatwa Alim Ulama melalui MUI tentang pemanfaatan dan keamanan penggunaan vaksin (Sinovac) tersebut," terangnya.

KH Hasan juga berharap kepada masyakarat agar selalu berikhtiar dan berdoa, agar Covid-19 ini segera berakhir.

"Semoga Allah SWT, selalu meridhoi dan memberi ampun kepada kita dan segera mengangkat penyakit (Covid-19) ini dari Bumi Pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya