Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Repro

Kesehatan

Ikut Divaksin Hari Ini, Menkes: Vaksin Ini Melindungi Peradaban Umat Manusia

RABU, 13 JANUARI 2021 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi tahap pertama yang dimulai hari ini akan diikuti oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

Sebelum memulai prosesi penyuntikkan, Budi menyampaikan arti penting vaksinasi untuk masyarakat Indonesia dan dunia.

"Vaksin ini adalah alat yang bisa dipakai untuk melindungi diri kita. Tapi yang lebih penting, vaksin ini digunakan untuk melindungi keluarga, tetangga-tetangga kita, rakyat Indonesia dan peradaban umat manusia di seluruh dunia,"ujar Budi di SItana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1).


Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, minimal masyarakat dunia yang harus divakinasi harus mencapai 70 persen. Tujuannya, untuk menciptakan kekebalan tubuh komunal atau herd immunity.

Oleh karena itu, khusus untuk di Indonesia, Budi berharap proses vaksinasi bisa berjalan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat.

Sebab, untuk memperoleh vaksin pemerintah telah melalui proses yang cukup panjang. Khususnya untuk vaksin yang akan digunakan hari ini yang berasal dari perusahaan vaksin asal China, Sinovac.

Yaitu, mulai dari proses uji klinis hingga yang terakhir mendapat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

"Semoga teman-teman saya seluruh rakyat Indonesia bisa memulai dan mendukung program vaksinasi ini untuk membangun Indonesia dan dunia bebas dari Covid-19," demikian Budi Gunadi Sadikin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya