Berita

Paranormal Mbak You/Net

Politik

Tanggapi Ramalan Mbak You Soal Pergantian Presiden, PKS: Suasana Kebatinan Memang Sedang Jungkir Balik

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 12:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ramalan dari paranormal Mbak You tentang kondisi Indonesia di tahun 2021 tengah menjadi buah bibir masyarakat.

Ramalan Mbak You jadi ramai diperbincangkan setelah dia menyebut akan ada pesawat yang mengalami kecelakaan dengan ciri-ciri ada warna merah dan biru. Publik kemudian menghubungan ramalan itu dengan peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu (9/1).

Dalam ramalan itu pula, Mbak You memprediksi bahwa akan terjadi huru-hara politik di Indonesia dan puncaknya terjadi pergantian pucuk pimpinan bangsa.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan bahwa semua warga negara mempunyai hak untuk menganalisa sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan kebangsaan.   

"Semua punya hak menganalisa perkembangan kehidupan di negeri kita. Baik analisa normal ataupun analisa paranormal," kata Mardani saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (12/1).

Di sisi lain, anggota Komisi II DPR RI ini mengatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini membuat suasana kebatinan warga negara tidak karuan. Karena itu, dampak krisis akibat pandemi Covid-19 harus dikelola dengan baik oleh pemerintah.

"Suasana kebatinan kita memang sedang jungkir balik. Ada pandemi, ada kriminalisasi hingga ada resesi. Semua jika tidak dikelola dengan baik bisa membahayakan kondisi masyarakat," tuturnya.

Adapun, terkait ramalan tahun 2021 akan ada pergantian presiden, Mardani menyebut hal itu hanya bisa dijelaskan oleh Mbak You sendiri.

Dia justru yakin akan ada pergantian Presiden tetapi bukan tahun 2021, melainkan tahun 2024 mendatang sebagaimana mestinya..

"Apakah akan ada 2021 ganti presiden tentu Mba You yang bisa memberi penjelasan. Dalam kalender politik kita, saya melihat yang pasti 2024 ganti presiden, karena Pak Jokowi sudah dua periode," tandasnya. 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya