Berita

Lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang/Istimewa

Nusantara

26 Warga Masih Dinyatakan Hilang Pasca Longsor Di Cihanjuang

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 12:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Jawa Barat, tepatnya di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyampaikan perkembangan terkini proses evakuasi warga, korban, dan rumah rusak.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (11/1), pukul 23.53 WIB, tim gabungan yang dipimpin oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) berhasil mengevakuasi 13 warga yang tertimbun longsor.


"Dampak korban luka-luka tercatat warga luka berat 3 orang, luka ringan 26 dan hilang 26. Sedangkan warga terdampak, mereka mengungsi secara tersebar di rumah penduduk," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB, Raditya Djati, dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/1).

Sementara itu, berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang menyebutkan, ada 14 unit rumah dan 11 unit tempat ibadah rusak berat akibat tertimbun tanah lonsor yang terjai pukul 16.00 WIB dan pukul 19.00 WIB saat longsor susulan terjadi.

"Longsor pertama dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah labil," jelas Raditya Djati.

Adapun hingga saat ini, Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Longsor menginformasikan proses evakuasi terkendala cuaca hujan di sekitar lokasi bencana. Hujan yang turun tersebut sangat berpengaruh pada kondisi tanah yang mengharuskan tim gabungan berhati-hati memantau pergerakan tanah.

"Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena kondisi hujan. Di samping itu, jalur evakuasi melalui mobil ambulans terkendala dengak akses jalan sempit dan pergerakan orang," ungkap Raditya.

Atas bencana tanah longsor ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor pada 9 - 29 Januari 2021. Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati 21/2021 tentang penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinagor, Kabupaten Sumedang.

"Dalam merespons kondisi darurat, BNPB memberikan bantuan logistik berupa masker dan makanan siap saji. Selain bantuan logistik, BNPB juga menyerahkan  bantuan dana siap pakai (DSP) pada Minggu 10 Januari," ucap Raditya Djati.

"Kepala BNPB, Doni Monardo, menyerahkan kepada Bupati Sumedang bantuan DSP sebesar Rp 1 miliar," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya