Berita

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI Marsekal Rasman/Net

Nusantara

Update Evakuasi Sriwijaya Air: 74 Kantong Jenazah Dan 30 Kantong Potongan Pesawat

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 10:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI Marsekal Rasman menyampaikan data terakhir terkait evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kebupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu petang (9/1).

Yaitu, penemuan kantong jenazah sebanyak 74 kantong, serpihan kecil pesawat sebanyak 16 kantong, dan potongan besar pesawat ada 24 kantong.

"Itu data terakhir," ucap Rasman, di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa pagi (12/1).


Pihaknya berharap jangan sampai ada di luar itu.

"Jadi harus ada satu sumber terkait data. Agar tidak simpang siur," ujar Rasman menambagkan.

Saat ini, lanjut Rasman, potensi yang terlibat dalam pencarian Sriwijaya Air sebanyak 3.600 personel yang difokuskan pda pencarian dan pertolongan.

"Kemudian alutsista yang terlibat kalau kemarin 53 kapal, hari ini jadi 54, ada perkuatan. Kalau tidak salah KR Baruna Jaya tambahan untuk memperkuat deteksi bawah air," katanya.

Untuk alutsista di udara, sebanyak 14 unit yang terdiri RIB, Jetaki dan perahu karet, dan sea rider 20-an.

"Kemudian ambulans yang stand by 22 unit. Itu alutsista yang tersedia untuk kita maksimalkan untuk operasi hari ini," demikian Brigjen TNI Marsekal Rasman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya