Berita

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyambangi anak yatim di Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Bagikan Santunan Door To Door, KNPI Minta Doa Anak Yatim Agar Covid-19 Segera Berakhir

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 10:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terus bergerak di masa pandemi Covid-19 ini. Setelah sebelumnya aktif membagikan nasi box dan alat kesehatan. Kali ini DPP KNPI keliling Jakarta memberikan santunan untuk anak yatim piatu secara door to door.

"Hari ini kami keliling Jakarta Timur untuk membagikan santunan kepada anak yatim. Kami bagikan dalam bentuk uang tunai," kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, dalam keterangannya, Sabtu (9/1).

Ini adalah aksi sosial kesekian kalinya yang dilakukan KNPI.


"Sebelumnya kami juga membagikan nasi box rutin setiap hari. Kami juga membagikan masker, APD, dll. Ini adalah bentuk kepedulian kami di masa pandemi ini," ujarnya.

Dalam santunan kali ini, Haris menitipkan setitik doa kepada anak-anak yatim, agar wabah virus corona di Indonesia ini segera berakhir.

"Kami yakin kekuatan doa anak yatim ini bisa memberikan secercah harapan bagi bangsa Indonesia," tegasnya.

Ditambahkan Haris, KNPI akan terus bergerak memberikan santunan kepada anak yatim piatu selama pandemi.

"Uang tunai yang kami berikan setidaknya mengurangi beban mereka karena terdampak pandemi, ini juga bisa menjadi pegangan di tengah bantuan sembako dari pemerintah pusat maupun pemerintah DKI Jakarta," ungkapnya.

Di Jakarta Timur sendiri Haris berkeliling di wilayah Matraman. Sedikitnya ada 60 anak yatim piatu yang mendapatkan santunan.

"Kami meminta data dari RT/RW setempat. Kami minta doa dari mereka agar Indonesia terus maju, wabah Covid-19 ini segera hilang, dan KNPI Jaya," tandas Haris.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya