Berita

Prancis memperketat pemberlakuan jam malam di Kota Marseille/Net

Dunia

Gara-gara Varian Baru Virus Corona, Prancis Perketat Jam Malam Di Kota Marseille

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Prancis telah memperketat pembatasan sosial di Kota Marseille setelah ditemukannya varian baru virus corona yang sama dengan yang diidentifikasi pertama kali di Inggris.

Menurut pihak berwenang, sebanyak 23 orang diduga telah melakukan kontak dengan kasus varian baru tersebut.

Kakhawatiran meningkat karena varian baru virus corona itu diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. Bahkan pemerintah Inggris menyebut varian baru itu yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di sana.


Sebagai langkah pencegahan penularan, Prancis memberlakukan jam malam di Marseille, sama seperti halnya di Strasbourg dan Dijon. Jam malam berlaku dari pukul 6 sore, sebelumnya 8 malam dan berakhir pada 6 pagi keesokan harinya.

Pemberlakuan jam malam yang lebih ketat itu dimulai sejak Minggu malam (10/1), seperti dilaporkan Reuters.

Presiden Emmanuel Macron berjuang untuk memastikan Prancis tidak dilanda oleh peningkatan tajam kasus Covid-19, seperti yang baru-baru ini terjadi di Inggris dan Jerman. Pemerintahannya juga sedang berupaya untuk mempercepat peluncuran vaksin.

Prancis merupakan negara dengan angka kematian tertinggi ketujuh di dunia akibat virus corona. Ada 20.177 kasus baru Covid-19 yang dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir dan sekitar 170 kematian lainnya.

Sementara itu, totalnya, Prancis sudah mengonfirmasi lebih dari 2,7 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 67 ribu kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya