Berita

Ilustrasi Cabai rawit merah/Net

Nusantara

Pastikan Cabai Rawit Merah Bebas Pewarna, Pemprov DKI Rutinkan Uji Sampel

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memastikan cabai rawit merah yang beredar di Jakarta aman dari pewarna.

"Pemprov DKI Jakarta melalui @dkpkp.jakarta terus berupaya menjaga kualitas bahan-bahan pangan yang beredar di Ibu Kota salah satunya cabai," begitu informasi yang dikutip redaksi melalui akun instagram Pemprov DKI, Jumat (8/1).

Dijelaskan bahwa Dinas KPKP tidak menemukan adanya cabai yang menggunakan zat pewarna dari hasil pengawasan dengan pengujian organoleptik atau melihat langsung mutu komoditas cabai yang dijual para pedagang di pasar tradisional.


Selain itu, pengujian sampel cabai rawit merah juga dilakukan KPKP di 9 pasar tradisional yakni Pasar Tomang Barat, Ganefo, Pasar Laris, Pos Pengumben, Kalideres, Klender, Cempaka Putih, Johar Baru, dan Pasar Minggu.

"Dan hasilnya semua sampel tidak ada yang luntur, artinya warna alami," demikian informasi tersebut.

Untuk diketahui, monitoring yang dilakukan KPKP menyusul adanya temuan cabai rawit merah yang diwarnai dengan cat di sejumlah daerah di Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya