Berita

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta/Net

Politik

Di Tengah PSBB Jawa-Bali, Pemerintah Diminta Atasi Disinformasi Vaksin Covid-19

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 10:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk segera mengatasi disinformasi soal vaksin yang banyak beredar di tengah masyarakat. Sebab, hal ini akan sangat berpengaruh terkait efektivitas penanganan Covid-19 yang tengah dilakukan.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/1).

"Sejak awal pandemi, pemerintah masih terkesan tertatih-tatih dalam berkomunikasi kepada masyarakat. Tidak saja soal kebijakan yang sering berubah-ubah, pemerintah juga belum dijadikan rujukan utama masyarakat dalam penangangan Covid-19. Alhasil, masyarakat terpapar informasi dari berbagai sumber melalui media sosial yang tidak sedikit diantara tidak jelas sumber beritanya dan bermuatan hoax," kata Sukamta.


"Termasuk soal rencana vaksinasi Covid-19, sosialiasi yang dilakukan pemerintah kalah gencar dengan opini anti vaksin atau hoax soal vaksin yang beredar di dunia maya. Ini menyebabkan sebagian masyarakat merasa takut untuk divaksin. Ini akan menyebabkan upaya sosialisasi lebih berat dilakukan," sambungnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS ini juga menyayangkan langkah pemerintah dalam agenda vaksinasi seakan melewati prosedur kesehatan. Hal ini, kata dia, semakin menambah keraguan masyarakat terhadap vaksin yang akan dibagikan secara gratis oleh pemerintah tersebut.

"Pemerintah saat lakukan uji klinis fase 3 terhadap lebih dari 1.500 relawan dengan vaksin Sinovac menyatakan akan menunggu hasilnya yang akan keluar di bulan Januari-Februari 2021 juga menunggu izin edar BPOM. Namun demikian hasil uji klinis belum keluar pemerintah sudah datangkan 3 juta vaksin dari China dan bahkan saat ini sudah mulai didistribusikan ke berbagai daerah," ungkapnya.

"Ini kan tidak sesuai dengan pernyataan pemerintah di awal. Saya kira ini bukan lagi miss informasi tetapi sudah masuk kategori mismanajemen," imbuh dia.

Legislator asal Yogyakarta ini berharap pemerintah perlu segera memperbaiki kebijakan penanganan pandemi Covid-19 yang simpang siur. Hal ini penting guna memperkuat upaya sosialiasi dan edukasi melalui kementerian terkait yang diketahui anggarannya besar.

Di tengah kebijakan PSBB Jawa-Bali yang dilakukan, lanjut Sukamta, dia melihat ini momentum tepat pemerintah perbaiki komunikasi penangangan Covid-19. Maksimalkan Kemenkominfo untuk berkomunikasi dengan rakyat. Pemerintah perlu segera ajak koordinasi semua kanal informasi baik media eletronik, media cetak, media online.
 
"Tambah frekuensi komunikasi, perbanyak konten-konten kreatif untuk edukasi dan sosialisasi. Gunakan semua influencer dengan berbagai latar belakang. Ini penting untuk menguatkan kembali kedisiplinan masyarakat lakukan 3M, juga mengatasi hoax soal Covid-19. Jangan sampai PSBB yang dilakukan sia-sia karena lemahnya komunikasi," tutupnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya