Berita

Donald Trump, Barack Obama, dan Joe Biden/Net

Politik

Saran Demokrat, Joe Biden Angkat Donald Trump Jadi Menhan Biar Pendukung Adem

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polarisasi akibat pilpres ternyata juga dirasakan masyarakat Amerika Serikat. Pendukung Donald Trump masih belum terima dengan kemenangan calon dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Puncaknya pada Rabu (6/1) waktu Amerika Serikat, sekelompok pendukung Trump merangsek masuk ke Capitol Hill, di mana tengah berlangsung sidang kongres yang akan mengesahkan kemenangan Joe Biden di pilpres lalu.

Sebagaimana dilaporkan sejumlah media, mereka mencoba untuk menggagalkan pengesahan tersebut. Beragam aksi anarki mulai dari melempar bangku, memecahkan kaca, dan merusak properti dilakukan para pendukung Trump.


Atas masalah ini, Deputi Isu dan Narasi Badan Komunikasi dan Strategi DPP Demokrat, Cipta Panca Laksana memberi saran menggelitik kepada Joe Biden untuk mengakhiri kekisruhan. Saran itu adalah dengan mengikuti apa yang terjadi di Indonesia pasca Pilpres 2019.

“Jadikan Menhan saja Trump, pasti adem pendukungnya,” begitu tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (7/1).

Di Indonesia sendiri ketegangan pasca pilpres sempat terjadi. Bahkan massa sempat memanas di depan Gedung Bawaslu, Jalan Thamrin untuk mendesak pembatalan hasil pilpres.

Namun demikian, setelah Joko Widodo resmi ditetapkan sebagai pemenang, rekonsiliasi MRT terjadi. Prabowo bertemu dengan Joko Widodo dan ujungnya sang rival mendapat tempat di kabinet sebagai menteri pertahanan.

Tidak hanya Prabowo, pasangannya di pilpres, Sandiaga Uno juga masuk dalam kabinet Jokowi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya