Berita

Habib Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya/Net

Hukum

Serahkan 40 Alat Bukti, Pengacara HRS: Tidak Boleh Seseorang Dihukum Dua Kali Dalam Kasus Yang Sama

RABU, 06 JANUARI 2021 | 17:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) menyerahkan puluhan alat bukti dalam persidangan praperadilan penetapan tersangka HRS, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/1).

Salah satu tim hukum HRS, Alamsyah Hanafiah mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sebanyak 40 bukti ke Majelis Hakim.

"Kalau kami, bukti yang diserahkan ada 40," ujar Alamsyah kepada wartawan, di PN Jaksel, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (6/1).


Alamsyah pun membeberkan bukti-bukti yang diserahkan kepada Majelis Hakim, termasuk surat izin acara pernikahan putri HRS.

"40 itu meliputi yang paling penting satu, surat pemberitahuan penetapan tersangka dari polisi ke Kejaksaan Tinggi. Dua, kita buktikan adanya dua surat perintah penyidikan dengan tanggal yang berbeda," jelas Alamsyah.

Selanjutnya, surat pemberitahuan hukuman administrasi dari Satpol PP DKI Jakarta kepada pihak Front Pembela Islam (FPI) dan HRS terkait kerumunan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dari surat tersebut, pihak FPI dan HRS telah memberikan uang denda sebesar Rp 50 juta.

"Jadi dengan (denda) itu berarti secara administrasi dia sudah dihukum, sudah dibayar. Makanya seseorang tidak boleh dihukum dua kali dalam kasus yang sama begitu," terang Alamsyah.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya