Berita

Manajer PSMS, Julius Raja/Net

Sepak Bola

Kompetisi Tak Kunjung Pasti, PSMS Minta PSSI Hentikan Liga 1 Dan Liga 2 2020

RABU, 06 JANUARI 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah tak kunjung ada kepastian soal kelanjutan kompetisi, PSMS Medan secara resmi meminta agar Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dihentikan.

Permintaan ini akan mereka sampaikan melalui surat resmi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara kompetisi sepak bola di tanah air.

"Kita akan surati PSSI dan PT LIB," kata Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja kepada Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (6/1).


Julius mengatakan, sikap PSMS Medan meminta pembubaran Liga 1 dan Liga 2 ini menjadi keputusan yang diambil dalam pertemuan dengan pembina sekaligus Presiden Klub Kodrat Shah.

Sebab, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai penyelenggaraan liga tersebut.

Di sisi lain, klub-klub peserta sudah mempersiapkan diri jauh hari dengan mengontrak sejumlah pemain. Padahal, sisi pemasukan nyaris tidak ada karena ketidajelasan kompetisi.

Secara khusus, keuangan PSMS pun sudah banyak terkuras padahal kompetisi tidak kunjung ada kejelasan.

"Sudah habis juga sekitar 7,5 miliar," ungkap Julius.

Ditambahkan Julius, saat ini PSMS memvakumkan sementara kegiatan para pemain yang sebelumnya sudah dikontrak untuk mengarungi Liga 2 2020.

Bahkan, jika tidak kunjung ada kejelasan jadwal liga dimulai, maka mereka akan membubarkan tim tersebut dan membentuknya kembali jika sudah ada kepastian kompetisi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya