Berita

Megawati Soekarnoputri dinilai punya peluang untuk maju di Pilpres 2024/Net

Politik

Kultur Dinasti PDIP Sulit Ditembus Kader, Megawati Berpotensi Maju Di 2024

RABU, 06 JANUARI 2021 | 09:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang terbilang sangat besar.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Rabu (6/1).

"Tentu saja hal ini sangat mungkin (Megawati maju di 2024)," ujar Ray Rangkuti.


Menurut Ray Rangkuti, kader PDIP yang masih unggul secara elektoral praktis hanya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Namun, karena dia bukan trah Soekarno, maka akan sulit diusung oleh PDIP di Pilpres 2024.

"Pak Ganjar Pranowo tampaknya akan sulit untuk menembus kultur dinasti dan prioritas di lingkaran PDIP," tuturnya.

Berbeda dengan Megawati, lanjut Ray Rangkuti, jika ia maju pada Pilpres 2024 maka elektabilitas partai kepala banteng ini diyakini akan tetap stabil. Karena PDIP sangat melekat dengan sosok Megawati.

"Bahkan cukup berjarak dengan parpol berikutnya. Sekalipun pilpres umumnya lebih menonjolkan figur, tapi pertimbangan popularitas partai juga tak bisa diabaikan," katanya.

Lebih lanjut, soal usia Megawati saat maju Pilpres 2024, dikatakan Ray Rangkuti, tidak menjadi masalah bagi sebagian masyarakat Indonesia. Sebab, soal usia Presiden belum jadi persoalan serius.

"Tentu saja ibu Mega bisa bersaing dengan Prabowo. Sekaligus ini akan menjadi perpaduan dua partai besar yang kemungkinan akan menjadi pemenang pemilu," demikian Ray Rangkuti.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya