Berita

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa/RMOL

Politik

Tiga Kelompok Kerja PPP Disiapkan Sebagai 'Pasukan Tempur' Untuk 2024

RABU, 06 JANUARI 2021 | 01:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membagi pos kerja partai menjadi tiga kelompok yakni kelompok organisasi, kelompok pemberi pandangan kepada publik, dan kelompok kegiatan atau pekerja elektoral.

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa mengatakan, ketiga kelompok tersebut memiliki jobdesk berbeda satu sama lain. Pertama, kelompok organisasi bertugas mengelola keseharian partai.

"Menggerakkan partai sehingga seluruh mesin-mesin partai bisa bergerak sampai ke tingkat yang paling bawah," ujar Suharso Monoarfa dalam sambutannya di acara tasyakuran Harlah ke-48 PPP secara virtual, Jakarta, Selasa (5/1).


Kedua, kelompok pemberi pandangan. Mereka bertugas memberikan pandangan-pandangan terkait isu yang dapat menciptakan susana yang baik, sekaligus menyosialisasikan partai.

"Sehingga mereka sangat berperan untuk menunjukkan kehadiran PPP di setiap kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Ketiga, kelompok kegiatan atau pekerja elektoral partai. Menurut Suharso, tugas kelompok ini krusial karena berkaitan dengan tugas jangka pendek partai mempersiapkan Pemilu 2024.

"Para pekerja elektoral ini akan bekerja semaksimalnya dan mereka akan dibantu sebuah tim yang menyusun program-program secara terencana, taktis dan bisa dilangsungkan di lapangan," tuturnya.

"Jadi, para petugas partai yang punya tugas elektoral ini diharapkan dapat memastikan kartografi suara partai yang dulu pernah dikuasai oleh PPP dapat kita kuasai lagi. Ini pentingnya pekerja elektoral tersebut," imbuhnya.

"Inilah yang jadi pasukan tempur PPP untuk menghadapi Pemilu 2024," demikian Suharso Monoarfa.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya