Berita

Ujang Komarudin/Repro

Politik

Ujang Komarudin: Entah Gibran Atau Risma Diusung Capres, Penentunya Desain Elite

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka ikut dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta hingga Pilpres 2024 mendatang sangat terbuka.

Namun, terkait besar atau kecilnya kemungkinan tersebut tergantung bagaimana dinamika politik kedepan.

Termasuk, apakah nanatinya harus berkontestasi dengan kader PDI Perjuangan lainnya sepertili Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Kemungkinan tersebut sangat mungkin terjadi.


Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "2021 Tahun Politik Sesungguhnya" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL, pada Selasa (5/1).

"Saya punya keyakinan dalam politik itu semua menjadi mungkin tidak ada yang tidak mungkin. Sama halnya, apakah Gibran atau Risma bisa menjadi Gubernur juga di DKI Jakarta atau nanti dia menjadi Capres atau Cawapres, sama peluangnya sama," kata Ujang Komarudin.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, kemungkinan 'Putera Mahkota' Jokowi atau Risma yang akan maju pada Pilkada DKI Jakarta atau Pilpres 2024 nanti tergantung keputusan para elite partai politik terkait.

"Nanti desain elite-elite itu seperti apa nanti. Tentu mereka punya desain sendiri," tuturnya.

"Kalau misalnya mau jadi Walikota, Gubernur, Presiden, itu hak setiap orang. UU-nya pun tidak melarang. Jadi ya kemungkinan itu ada saja. Soal nanti kemungkinannya seperti apa ya lihat dinamika politik yang berkembang kedepan," imbuh Ujang Komarudin.

Sebab, sambung Ujang, Presiden Jokowi sudah di periode keduanya saat ini.

Ujang mengamati, tidak menutup kemungkinan mantan Walikota Solo itu akan 'mencari aman' karena purna berkuasa di negeri ini.  

Kata Ujang, cara orang nomor satu Indonesia mencari aman, bisa saja dengan mengusung Gibran manjadi Capres.

Alternatif lainnya, bisa  saja Jokowi akan mengusung Risma.

"Misalnya, Pak Jokowi ketika tidak menjabat, tentu ingin aman juga. Ingin yang jadi Presiden dan Wakil Presiden orangnya dia. Entah anaknya entah bukan ya terserah," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya