Berita

Ilustrasi

Nusantara

Pemerintah Aceh Disarankan Gandeng Ulama Sosialisasikan Vaksin Covid-19

SELASA, 05 JANUARI 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPR Aceh meminta Pemerintah Aceh menggandeng ulama dalam mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

Ketua Komisi V DPR Aceh, M. Rizal Falevi Kirani mengatakan, menggandeng ulama menjadi satu hal yang bisa dilakukan supaya masyarakat lebih yakin terhadap vaksin tersebut.

"Saya pikir dalam tahap sosialisasi ini pemerintah Aceh penting menggandeng ulama. Supaya masyarakat lebih yakin dan percaya terhadap vaksin tersebut," kata Falevi Kirani kepada Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (5/1).


Falevi mengatakan, peran ulama di Aceh sangat penting dalam menyukseskan agenda vaksinasi dalam upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

Menurutnya, peran stakeholder, salah satunya ulama dan pimpinan dayah serta pihak-pihak lain yang berkompeten di Aceh, harus menyampaikan itu secara terang benderang kepada publik.

"Apakah vaksin itu halal, inikan perlu koordinasi yang intensif dari MPU kita di Aceh. Ini harus ada fatwa dari mereka biar tidak muncul lagi nanti hoax yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

Politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) menilai, pemerintah harus memastikan status kehalalan vaksin tersebut sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Tak hanya keamanan, efektivitas dan keamanan terhadap penerima vaksin ini juga harus diuji dan dipastikan.

"Itu yang harus disampaikan sebelum vaksin itu digunakan. Sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah Aceh itu harus masif, terstruktur dan sistematis," jelasnya.

Keterlibatan berbagai pihak yang berkompeten, kata Falevi, mampu menguatkan rasa kepercayaan masyarakat Aceh terhadap vaksinasi Covid-19, seperti bagaimana proses kerja vaksin dan pemahaman terhadap efek samping yang akan dialami penerima vaksin.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya