Berita

Jumpa pers KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono di Pushidrosal/Istimewa

Pertahanan

Soal Temuan Nelayan Yang Disebut Drone Bawah Laut, KSAL: Itu Seaglider

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Satu barang temuan Nelayan Desa Majapahit, Selayar, yang disebut-sebut sebagai drone bawah laut diperjelas oleh TNI Angkatan Laut.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono menerangkan, barang yang ditemukan Nelayan Perairan Selayar tersebut adalah seaglider.

"Pada pagi hari ini saya akan menyampaikan tentang alat atau seaglider yang kemarin ditemukan nelayan dari Desa Majapahit, Selayar, yang mana dari temuan tersebut saya bawa ke Hidrosal," ujar Yudo dalam jumpa pers di Pushidrosal Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1).


Yudo menegaskan, pihaknya tidak mau menebak-menebak alat yang ditemukan tersebut adalah drone, sejak awal ditemukan oleh nelayan setempat. Karenanya, TNI AL langsung membawa ke Pushidrosal sebagai lembaga yang kompeten untuk meneliti adanya peralatan tersebut.

"Jadi supaya lebih real adanya sehingga alat tersebut kita bawa ke sini. Jadi saya enggak mau berandai-andai, supaya rekan-rekan semuanya jelas tentang penggunaan maupun fungsi dari alat yang ditemukan di Kabupaten Selayar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yudo menjelaskan mengenai alat yang disebut seaglider tersebut. Di mana, dia menyebut benda itu terbuat dari aluminium dengan dua sayap dan propeller dengan antena belakang, serta terdapat instrumen mirip kamera di badannya.

"Badan (seaglider) terbuat dari aluminium dengan dua sayap 50 centimeter, panjang bodi 225 centimeter, kemudian propeller 18 centimeter di bawah, panjang antena yang belakang 93 centimeter," beber Yudo.
 
"Kemudian terdapat instrumen mirip kamera terletak di bodi, ini yang di atas sini. Kemudian tidak ditemukan ciri-ciri perusahaan negara pembuat. Ini dia, tidak ada tulisan apa pun di sini, dari awalnya demikian. Kita tidak merekayasa, masih persis seperti yang ditemukan nelayan," tambahnya.

Terkait kegunaannya, Yudo menyebut seaglider dipakai untuk keperluan survei dan data oseanografi.

"Sekilas tentang seaglider Bahwasanya alat ini banyak digunakan untuk keperluan survei atau untuk mencari data oseanografi di laut, di awah lautan. Ini bisa diakses melalui website oleh semua yang bisa mengakses data. Alat ini bisa digunakan untuk industri maupun digunakan untuk pertahanan. Tergantung siapa yang memakai," demikian Yudo Margono.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya