Berita

Sekolah tatap muka/Net

Politik

Berkaca Pada Kebijakan Negara Lain, Jakarta Tunda Sekolah Tatap Muka

MINGGU, 03 JANUARI 2021 | 13:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak jadi menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya sangat menghormati kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim yang menyerahkan kebijakan pembelajaran tatap muka kepada pemerintah daerah.

Dengan kebijakan itu, maka Pemprov DKI bisa memprioritaskan opsi-opsi untuk keselamatan warga.


"Prioritas kami adalah keselamatan dan kesehatan seluruh warga, terutama anak-anak kita," ujar Ariza dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, yang dikutip Minggu (3/1).

Ariza menerangkan, pihaknya mengurungkan niat membuka sekolah lantaran melihat kondisi Covid-19 di Jakarta belum membaik. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga berkaca pada kebijakan banyak negara mengenai pembukaan sekolah ini.

Di beberapa negara, imbuhnya, pembukaan sekolah tatap muka justru diikuti dengan timbulnya klaster pendidikan atau sekolah.

"Kami tidak ingin di Jakarta, kita membuka sekolah tatap muka, namun anak-anak didik kita terpapar virus Corona, sekalipun berbagai regulasi telah kami siapkan," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya