Berita

Pesta tahun baru ilegal di Prancis/Net

Dunia

Tujuh Orang Ditangkap Dan 1.200 Lainnya Didenda Usai Hadiri Pesta Tahun Baru Di Tengah Jam Malam Covid-19

MINGGU, 03 JANUARI 2021 | 07:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pesta tahun baru di Prancis bagian barat digelar secara meriah meskipun otoritas memberlakukan jam malam dan larangan perkumpulan publik.

Alhasil, pihak berwenang menahan tujuh orang, termasuk dua di antaranya adalah penyelenggara. Sementara lima lainnya ditangkap karena pelanggaran narkoba dan membawa peralatan suara, seperti dikutip Associated Press, Minggu (3/12).

Menurut Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, penangkapan dilakukan tanpa kekerasan, 36 jam setelah pesta dimulai di sekitar Lieuron, Brittany.


Jaksa Philippe Astruc mengatakan penyelidikan telah dibuka, di mana mereka yang ditangkap terjerat kasus membahayakan nyawa orang lain, kekerasan yang disengaja terhadap petugas polisi, dan pelanggaran terkait narkoba.

"Penyelidik menemukan bahwa penyelenggara meminta sumbangan keuangan untuk ambil bagian dalam pesta itu dan terdapat banyak pasokan obat-obatan terlarang," kata Astruc.

Kepala otoritas negara bagian Emmanuel Berthier mengatakan, polisi mengeluarkan setidaknya 1.200 denda, termasuk kepada 800 orang yang tidak menghormati jam malam, tidak mengenakan masker, dan secara ilegal ikut serta dalam pertemuan. Ratusan orang juga didenda karena menggunakan obat-obatan terlarang.

Badan Kesehatan Regional Brittany memperingatkan bahwa pengunjung pesta berisiko tinggi menyebarkan virus dan mendesak mereka untuk mengisolasi diri selama sepekan dan menjalani tes dalam tujuh hari.

Hingga saat ini Prancis sudah mengonfirmasi lebih dari 2,6 juta kasus Covid-19 dengan hampir 65 ribu kematian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya