Berita

Bupati Dendi Ramadhona saat dianugerahi gelar adat Umpu Bukuk Jadi/RMOLLampung

Nusantara

Dianugerahi Gelar Umpu Bukuk Jadi, Bupati Pesawaran Minta Bimbingan Tokoh Adat

MINGGU, 03 JANUARI 2021 | 01:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Awal tahun 2021 terasa istimewa bagi Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona. Pada hari kedua di tahun 2021, Bupati Dendi mendapat anugerah gelar adat (adok) Umpu Bukuk Jadi oleh masyarakat adat Makhga Bukuk Jadi, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Pemberian gelar diberikan langsung oleh Kanjang Suntan Negara Bukuk Jadi Gedung Gumanti, Sabtu (2/1).

Tidak hanya Dendi, dalam kesempatan itu sang istri, Nanda Indira, juga diberikan gelar adat Ibu Makhga.


"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak, semoga dengan gelar yang diberikan saya dapat membangun dan melestarikan adat istiadat khususnya buat marga Bukuk Jadi," ujar Dendi Ramadhona, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Dirinya pun meminta bimbingan dari tokoh adat Pubian Telu Suku agar tetap bisa berkontribusi dalam membangun masyarakat adat khususnya dan masyarakat Kabupaten Pesawaran pada umumnya.

"Tidak henti-hentinya saya meminta arahan dan masukan agar tetap fokus dalam pembangunan baik adat maupun pembangunan masyarakat secara keseluruhan," ucap Dendi.

"Gelar yang diberikan akan menjadi beban dan tanggung jawab agar saya bisa lebih gigih dalam membangun Kabupaten Pesawaran," tambahnya.

Dalam acara tersebut turut dihadiri anggota DPR RI, Zulkifli Anwar bergelar Pengikhan Bina Makhga, sejumlah tokoh adat, Ketua MPAL  Muaddin Yusuf, Erland Syofandi gelar Suntan Penatih, Rama Diansyah gelar Pakai Sejati, Farifki Zulkarnaen gelar Suntan Junjungan Makhga, Ketua Komisi 1 DPRD Pesawaran Yusak, dan tokoh adat lainnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya