Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Tutup 2020, Trump Perpanjang Larangan Visa Hingga 31 Maret 2021

JUMAT, 01 JANUARI 2021 | 13:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang larangan pemberian green card dan visa kerja hingga 31 Maret 2021.

Keputusan memperketat kebijakan imigran tersebut diumumkan pada Kamis (31/12), dan sekali lagi dilakukan tanpa dukungan Kongres.

Trump mengatakan langkah tersebut akan melindungi lapangan kerja di AS untuk orang Amerika selama pandemi Covid-19. Meski keputusan tersebut dianggap menghambat pemulihan ekonomi oleh kelompok bisnis.


"Efek Covid-19 di pasar tenaga kerja AS dan kesehatan komunitas Amerika adalah masalah yang menjadi perhatian nasional yang sedang berlangsung," begitu pengumuman yang disampaikan oleh Trump, seperti dikutip Associated Press.

Pada April, Trump memberlakukan larangan green card yang dikeluarkan oleh perwakilan di luar negeri. Kartu itu sebagian besar menargetkan anggota keluarga yang sudah berada di AS.

Setelah itu, pada Juni, Trump juga memperkenalkan aturan yang lebih ketat, dengan menambahkan visa H-1B, H-2B, J-1, dan L-1 dalam daftar larangan.

H-1B merupakan visa yang diberikan untuk pekerja perusahaan teknologi Amerika dan India, serta keluarga mereka. Visa H-2B diberikan untuk pekerja musiman nonpertanian. Visa J-1 untuk pertukaran budaya. Sementara Visa L-1 untuk manajer dan karyawan perusahaan multinasional.

Keputusan larangan visa Trump sendiri telah memicu banyak kontroversi, khususnya di kalangan migran dan kelompok bisnis.

Mereka juga menekan Joe Biden yang akan dilantik pada 20 Januari 2020 untuk mencabut keputusan-keputusan Trump.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya