Berita

Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/RMOL

Politik

Tantangan Jokowi Di Tahun 2021, Beranikah Tangkap Harun Masiku?

JUMAT, 01 JANUARI 2021 | 04:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Memasuki tahun 2021 Presiden Joko Widodo ditantang untuk berani melakukan 3 hal besar untuk pembangunan Indonesia.

Tantangan keberanian itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (31/12).

Salah satu yang strategis adalah implementasi penegakan hukum. Dedi mencontohkan misteriusnya Harun Masiku hingga belum tertangkap adalah tantangan berat Jokowi untuk mengembalikan kepercayaan publik,


"Jokowi perlu meningkatkan kepercayaan publik, terkait penegakan kasus pidana korupsi, OTT KPK yang menjerat dua menteri. Dan yang penting adalah hilangnya Harun Masiku," demikian kata Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/12).

Secara khusus Dedi menyatakan, meski KPK adalah lembaga independen, Presiden Joko Widodo perlu meyakinkan bahwa KPK harus bekerja profesional dan tidak tebang pilih.

Selain itu, dijelaskan Dedi, usai kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) awal Nopember lalu berujung kerumunan dan kegaduhan nasional.

Sejauh ini, Dedi merasa Presiden Jokowi telah gagal membangun konsolidasi sosial diantar para elite hingga level masyarakat terbawah.

Yang ketiga, yang tak kalah penting adalah koordinasi antar pegawai lembaga yang sama tapi nyaris jarang ketemu.

Memasuki tahun 2021, Dedi mengusulkan paska perombakan kabinet Indonesia Maju, tujuannya konsolidasi publik banyak ditemui di daerah-daerah terpencil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya