Berita

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, hari ini/Repro

Kesehatan

Menlu Retno: Sudah Ada 3 Juta Vaksin Sinovac Di Indonesia

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah vaksin Sinovac dalam bentuk jadi yang sudah diterima pemerintah Indonesia sudah genap menjadi 3 juta dosis.

Pasalnya, hari ini pemerintah kembali menerima kedatangan 1,8 juta vaksin Sinovac, setelah sebelumnya pada 6 Desember 2020 lalu sudah datang 1,2 juta dosis.

"Dengan ketibaan ini maka telah terdapat 3 juta vaksin jadi Sinovac yang berada di Indonesia," ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (31/12) .


Retno menjelaskan, vaksin yang masih disimpan di dalam Envirotainer akan langsung dikirim ke ruang penyimpanan yang ada di laboratorium PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, hari ini.

"Untuk penyimpanan sesuai protokol penyimpanan vaksin secara aman sesuai dengan standar WHO," terangnya.

Lebih lanjut, Retno juga memastikan kedatangan vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku.

"Dalam waktu dekat diharapkan 15 juta bulk vaksin dari Sinovac yang kemudian akan dimanufaktur oleh Bio Farma juga akan tiba di Indonesia," tambah Retno.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya