Berita

Samuel Little/Net

Dunia

Pembunuh Berantai Samuel Little Meninggal, Penyebab Belum Diketahui Pasti

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 12:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembunuh berantai berdarah dingin di Amerika, Samuel Little dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 80 tahun di sebuah rumah sakit di Los Angeles.

Departemen Koreksi dan Rehabilitasi California (CDCR) menyatakan Little meninggal karena kondisi kesehatannya pada Rabu pagi (30/12).

"Penyebab resmi kematian akan ditentukan oleh Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles" ujar CDCR dalam siaran persnya yang dikutip Reuters.


Little digambarkan oleh Biro Investigasi Federal (FBI) sebagai pembunuh berantai "paling produktif". Ia menjalani tiga hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat di Penjara Negara Bagian California atas pembunuhan tingkat pertama terhadap tiga wanita yang terjadi di akhir 1980-an.

Pada 2018, Little mengaku telah membunuh 93 orang selama periode 1970 hingga 2005 di beberapa negara bagian AS, termasuk Arkansas, Texas, Kentucky, Nevada, Ohio, California, dan Louisiana.

Pria itu mengatakan dia mencekik semua kecuali satu korbannya, yang tenggelam. FBI memverifikasi lebih dari 50 pengakuan.

Para korban kekejian Little merupakan pecandu narkoba, pelacur, hingga transgender.

Dalam suatu wawancara pada September 2020, Little mengaku ia melakukan pembunuhan karena banyak orang yang tidak bersalah telah dihukum atas kejahatannya.

"Mungkin banyak orang yang telah dihukum dan dikirim ke penjara atas nama saya. Saya katakan, jika saya bisa membantu mengeluarkan seseorang dari penjara, Anda tahu, Tuhan mungkin akan lebih banyak tersenyum pada saya," ujarnya.

Banyak tubuh korban tidak pernah ditemukan dan Little dilaporkan telah bekerja sama dengan FBI, memberikan rincian tentang korban, termasuk potret berwarna dari 30 wanita yang dia bunuh.

Menurut CDCR, Little, yang menghabiskan hidupnya berkeliling negara mencari nafkah dengan tinju atau melakukan kejahatan. Ia juga telah menjalani dua masa hukuman di penjara negara bagian California sebelum dihukum atas pembunuhan pada 2014.

Pada 1985, dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena penyerangan dengan senjata mematikan. Dia dibebaskan bersyarat pada 1987 dan dibebaskan dari pengawasan pembebasan bersyarat pada 1991.

Pada 2012, Little dipenjara dan dibebaskan dengan masa percobaan pada April 2014. Itu hanya beberapa bulan sebelum ia dimasukkan ke penjara untuk menjalani hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya