Berita

Walikota Bandung, Oded M Danial, kembali mengingatkan warga untuk tidak membuat kerumunan pada malam pergantian tahun/RMOLJabar

Nusantara

Walikota Bandung Ingatkan Warga Dilarang Bikin Kerumunan Pada Malam Pergantian Tahun

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 11:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengingatkan warga untuk tidak melakukan kerumunan saat malam pergantian tahun yang tinggal beberapa jam lagi.

Hal ini disampaikan Walikota Bandung, Oded M Danial, saat melaksanakan apel persiapan operasi gabungan berupa patroli pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan jelang malam pergantian tahun di Kota Bandung, Kamis (31/12).

"Ini merupakan rangkaian dari agenda Satpol PP Jabar, dan kebetulan hari ini merupakan titik kumpul apel siaga terakhir dalam menghadapi peringatan tahun baru," kata Oded di Mako 2 Satpol PP Kota Bandung, Jalan Daem Kaum, Kamis (31/12).


Dalam kesempatan tersebut, Oded kembali mengingatkan, di masa pandemi Covid-19 masyarakat Kota Bandung dilarang melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Bahkan, pihaknya melarang kegiatan pergantian tahun baru yang berlebihan.

"Hari ini kan Covid-19 masih ada di lingkungan sekitar kita, saya mengimbau masyarakat Kota Bandung, saya berharap malam tahun baru tidak boleh ada acara-acara yang memperlihatkan euforia, acara ugal-ugalan, dan acara yang sifatnya membentuk kerumunan," pintanya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

"Mang Oded tak pernah bosan untuk selalu mengingatkan warga Bandung untuk tetap diam di rumah, patuhi 3M. Dan jangan sampai melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan paparan Covid-19 semakin meluas, tahun baru ini lebih baik di rumah saja," tambahnya.

Oded juga memastikan, pihaknya akan menindak tegas jika ada masyarakat yang melakukan pelanggaran aturan yang berlaku. Meski begitu, Oded meminta petugas di lapangan untuk tetap melakukan penindakan dengan cara-cara yang humanis.

"Oleh karena itu, apabila masih ada warga yang tetap melaksanakan acara yang menimbulkan kerumunan, saya sudah tegaskan tadi dan minta kepada peserta apel untuk membubarkan mereka namun dengan cara yang humanis," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya