Berita

Ketua Badan Hukum Front Pembela Islam Sugito Atmo Prawiro/Ketua Badan Hukum Front Pembela Islam Sugito Atmo Prawiro/RMOL

Politik

Ada Penertiban Atribut, Tim Kuasa Hukum FPI Urung Kembalikan Disertasi Habib Rizieq Ke Keluarga

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 19:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Kuasa Hukum pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dibuat terheran-heran dengan banyaknya aparat Kepolisian dan TNI yang melakukan pencopotan atribut FPI di kawasan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Pasalnya, penertiban itu membuat Ketua Badan Hukum Front Pembela Islam Sugito Atmo Prawiro bersama Wakil Sekum FPI Azis Yanuar urung menyampaikan disertasi milik Habib Rizieq kepada keluarga.

"Ini disertasi beliau di Universitas Malaya. Karena ada beberapa yang perlu dikoreksi dan kita datang ke sana dan kami mau mengembalikam ini ke Umi (isteri Habib Rizieq). Kalau misalkan nanti ada perbaikan lagi, kita akan ambil lagi dan dibawa ke tahanan di Polda Metro," kata Sugito kepada wartawan di Petamburan, Rabu (30/12).


Tumpukan dokumen disertasi milik Habib Rizieq yang dibawa oleh Sugito itu tampak tulisan Arab di bagian depan.

Diberitakan sebelumnya, jajaran polres Jakarta Pusat bersama personel gabungan TNI menertibkan atribut yang masih berkaitan dengan FPI di jalan Petamburan III, Jakarta Pusat.

Mulai dari spanduk, banner hingga baliho yang berkaitan dengan FPI ditertibkan oleh aparat gabungan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya