Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Repro

Kesehatan

Kemlu Wadahi Pertukaran Data Dengan Tim Ahli Turki Dan Brasil Terkait Uji Klinis Sinovac

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 14:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri terus memfasilitasi pertemuan tim ahli Indonesia dengan negara-negara lain, khususnya negara yang juga menjalani uji klinis vaksin Sinovac.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya ikut mendorong pertukaran data keilmuwan perihal uji klinis Sinovac, khususnya dengan tim ahli dari Turki dan Brasil.

"Kemlu telah memfasilitasi pertemuan besar virtual antara tim Indonesia dengan tim Turki pada Minggu, 27 Desember lalu. Selain itu, komunikasi dengan Brasil juga terus dilakukan," jelas Retno dalam konferensi pers virtual pada Rabu (30/12).


Menurut Retno, pertukaran data sangat penting sebagai bahan pertimbangan pemberian emergency use authorization (EUA) oleh Badan POM.

"Seperti yang disampaikan Bapak Presiden berkali-kali, bahwa prinsip kehati-hatian harus terus dipegang, dan kesehatan atau keselamatan masyarakat adalah prioritas nomor satu," tegasnya.

Sejauh ini, Turki dan Brasil sudah merilis hasil awal uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac.

Turki mengumumkan tingkat kemanjuran vaksin Sinovac berdasarkan hasil awal uji klinis adalah 91,25 persen. Sementara Brasil menyebut tingkat kemanjuran vaksin Sinovac hasil uji klinis di negaranya berada pada angka 50 hingga 90 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya