Berita

Petugas melakukan uji usap (swab test) pada seorang warga di Ahmedabad, India/Net

Dunia

Varian Baru Virus Corona Melanda India, Tujuh Orang Yang Baru Kembali Dari Inggris Dinyatakan Positif

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 05:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Varian baru virus corona semakin menyebar ke beberapa negara. India bahkan telah mencatat tujuh kasus virus corona jenis baru itu pada Selasa (29/12).

Seorang warga Tamil Nadu yang baru kembali dari dari Inggris telah dites positif untuk jenis virus corona baru, yang oleh para ahli disebut sangat menular, yang telah memaksa Inggris melakukan lockdown kedua. Menjadikannya orang ketujuh yang terpapar virus jenis baru.

Sekretaris Kesehatan, J Radhakrishnan, menyampaikan berita itu kepada media dan mengatakan bahwa warga Tamil Nadu itu kini telah menjalani karantina di rumah sakit King Institute, seperti dilaporkan India TV News, Selasa.


Kementerian Kesehatan dalam pernyataan sebelumnya mengatakan bahwa ada enam orang India yang terpapar virus corona jenis baru ketika mereka melakukan tes sekembalinya dari Inggris. Warga yang terpapar strain virus corona baru itu berasal dari Hyderabad, Pune, dan Bangalore.

Radhakrishnan menegaskan, walaupun sanat mengkhawatirkan potensi penyebaran dan penularannya, namun diharapkan agar warga tidak terlalu panik. Menurutnya, tes RT-PCR sedang dilakukan untuk semua yang kembali dari Inggris. Mereka yang ditemukan positif akan segera dirawat di ruang terpisah.

Tindakan cepat itu untuk menghindari penyebaran yang lebih luas, karenanya kemungkinan penyebaran virus di Tamil Nadu lebih keci.

Radhakrishnan juga mengatakan sejak 25 November ada banyak warga India yang kembali dari Inggris. umlahnya mencapai lebih dari 2.200 orang. Mereka tiba di Tamil Nadu dan semuanya menjalani tes RT-PCR. 17 di antaranya terkonfirmasi positif virus corona (bukan yang varian baru).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya