Berita

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito/Ist

Kesehatan

Satgas Covid-19 Pastikan Data Penanganan Corona Sudah Transparan Tanpa Ditutup-tutupi

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 22:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Data dan informasi terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dipastikan sudah dilakukan secara terbuka tanpa ditutup-tutupi.

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, data yang diinformasikan merupakan basis pengambilan penanganan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 daerah dan pemerintah daerah.

"Bentuk tanggung jawab kami sebagai Satgas Covid-19, memastikan hak masyarakat mendapatkan informasi yang transparan tanpa ditutupi," tegas Wiku di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/12).


Ia berharap, data yang disampaikan secara rutin tersebut bisa dijadikan peringatan dini bagi masyarakat agar dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan perkembangan terkini penanganan Covid-19.

Di samping itu, pemerintah memastikan bahwa masyarakat akan menerima vaksin sesuai dosis yang sudah ditentukan berdasarkan hasil uji klinis.

"Pemerintah saat ini sedang mengembangkan sistem, yang nantinya memastikan masyarakat sudah menerima vaksin sesuai ketentuan medis," demikian Prof Wiku.

Hingga saat ini, penyebaran Covid-19 masih cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data per 29 Desember 2020, jumlah kasus positif telah mencapai 727.122 orang setelah ada penambahan kasus positif sebesar 7.903 orang.

Tambahan juga terjadi pada kasus meninggal dunia mencapai 251 orang. Sehingga, total pasien meninggal kini sudah mencapai 21.703 orang. Sementara itu, pasien sembuh tercatat secara keseluruhan mencapai 596.783 orang setelah ada tambahan 6.805 orang untuk hari ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya