Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Dianggarkan Rp 110 T, Bansos Siap Dicairkan Januari Tahun Depan

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 18:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat akan disalurkan pemerintah Januari tahun depan. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam cuitan akun Twitter pribadinya @airlangga_hrt beberapa saat lalu, Selasa (29/12).

"Hari ini saya mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo mengenai ‘Persiapan Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2021’. Presiden menekankan penyaluran Bansos kepada masyarakat dapat segera disalurkan di bulan Januari 2021 mendatang," ujar Airlangga.


Airlangga mengatakan, bansos ini merupakan upaya pemerintah guna memperkuat daya beli masyarakat, konsumsi rumah tangga, sekaligus menjadi daya ungkit untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah, kata Airlangga, menganggarkan program perlindungan sosial sebesar Rp 110 triliun pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021.

"Berupa Program Kartu Sembako kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Tunai, Dana Desa, Diskon Listrik dan Program Kartu Pra Kerja," jelas Ketua Umum Partai Golkar itu.

Atas dasar itu, Airlangga berharap bansos dari pemerintah ini dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Insya Allah, semua program berjalan tepat sasaran dan tepat waktu serta berdampak dalam mendukung pemulihan dan ketahanan ekonomi nasional," demikian Airlangga.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya