Berita

Akon dan gambaran kota masa depan Akon City/Net

Hiburan

Penyanyi Akon Akan Wujudkan 'Wakanda' Versi Nyata Di Senegal

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 13:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penyanyi Senagalase-Amerika, Akon, mengaku ingin membangun kota futuristik di Senegal yang digambarkannya seperti Wakanda.

Wakanda merupakan sebuah negara fiksi di kawasan sub-Sahara Afrika yang menjadi tempat lahirnya Black Panther yang diperankan oleh mendiang Chadwick Boseman di Marvel Universe.

Dilaporkan The Hill, kota tersebut akan diberi nama Akon City. Proyek pembangunan kota itu diperkirakan mencapai 6 miliar dolar AS.


Nantinya Akon City akan berlokasi di tengah Ngueniene, sebuah kotamadya di Senegal. Kota itu akan dijadikan sebagai tempat perlindungan para diaspora Amerika.

Akon mengatakan, Akon City akan menjadi masa depan sebagai Wakanda versi dunia nyata. Ia juga berencana membangun pusat teknologi dan "Senewood" untuk mengembangkan industri film.

Selain itu, kota seluas 2.000 hektar itu juga akan diisi resor, kondominium, dan stadion. Direncanakan, kota akan beroperasi dengan sumber energi terbarukan, dan terutama akan menggunakan Akoin, mata uang kripto miliknya sendiri.

Setelah menjalani 2 tahun desain dan pengembangan, Akon mengumumkan pembangunan akan dimulai pada 2021.

"Akon datang menemui kita. Dia bilang akan melakukan ini. Bisa jadi nyata atau tidak, tapi menurut saya itu nyata," kata Walikota Ngueniene Magueye Ndao.

"Kami menyambut proyek ini dengan tangan terbuka dan berdoa semoga semua yang dikatakan Akon kepada kami akan terwujud," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya