Berita

Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo/Net

Nusantara

Berkat Dana Otsus, Banyak Anak Papua Bersekolah Ke Luar Negeri

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua tidak gagal. Sebab banyak anak asli daerah yang sekolah ke luar negeri dibiayai dana dari pemerintah pusat.

Begitu tegas Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo kepada waratawan, Senin (28/12).

Pernyataan itu disampaikan untuk menjawab kabar yang menyebut bahwa dana otsus gagal mensejahterakan warga Papua.


Kabar ini sempat dikampanyekan oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Kata Thomas, Klaim mereka merupakan kekeliruan yang besar, namun disebarluaskan ke publik.

“Kita belum pernah lakukan evaluasi assessment tapi sudah sampai pada kesimpulan gagal tak beri manfaat, ini kekeliuran besar,” kata Thomas saat dikonfirmasi, Minggu (27/12/2020).
 
Menurut dia, berkat dana otsus ini banyak anak-anak asli Papua yang bisa bersekolah ke luar daerah, bahkan sampai ke luar negeri. Selain itu akses kesehatan menjadi lebih baik, belum lagi masalah infrastruktur.
 
“Sayangnya, berbagai kemajuan dan kelebihan itu, tidak disosialisasikan dengan baik oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
 
Dia juga menyampaikan berbagai keberhasilan kebijakan otonomi khusus ini mesti disampaikan ke publik, sehingga informasi yang beredar tak hanya dari kelompok anti-otsus.

“Kalau Pemprov Papua punya kemampuan, tinggal disebarluaskan berapa jumlah penerima manfaat Otsus lalu sosialisasikan, bila perlu bayar pegiat sosial untuk sosialisasikan ini,” jelasnya dengan bersemangat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya