Berita

Ketua GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly/Net

Nusantara

Pengungkapan Tempat Latihan JI Oleh Polri Diapresiasi Ansor Jateng

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly, memberikan apresiasi terhadap aksi tim Densus 88 Antiteror Polri yang telah mengungkap tempat latihan kelompok Jamaah Islamiyah (JI), di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Gus Sholah, sapaan akrabnya, menilai kinerja Kepolisian Republik Indonesia sangat baik sehingga mampu mengungkap kelompok teroris JI di salah satu villa di Kabupaten Semarang.

Gus Sholah meminta masyarakat dan pengelola penginapan agar lebih waspada terhadap gerakan kelompok teroris. Menurutnya, pihak polisi juga perlu memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait pengawasan ini.


"Memang harus ada kerjasama dan partisipasi semua pihak. Perlu koordinasi dan edukasi. Semua komponen harus bahu-membahu bersama mengatasi kelompok teroris," kata Gus Sholah, Senin (28/12), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Gus Sholah mengaku tidak menyangka ada kelompok Jamaah Islamiyah di wilayah Bandungan. Mereka bahkan melakukan pelatihan di salah satu villa di sana.

Menurutnya, agar tidak kecolongan lagi, dia meminta pengelola penginapan, hotel, villa, dan resort untuk melakukan pendataan secara menyeluruh kepada tamu yang akan menginap.

Dia menilai, jangan sampai karena mengejar faktor ekonomi, pengelola tempat penginapan mengabaikan data atau identitas para tamu.

"Kalau itu diabaikan, nanti malah kecolongan lagi. Ada kelompok-kelompok teroris yang memanfaatkan lokasi penginapan di lokasi wisata,” tandasnya.

Densus 88 Antiteror Polri membongkar tempat yang digunakan anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah di Desa Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Tak hanya diajari merakit bom, anggota JI juga dilatih beladiri dengan tangan kosong, melempar pisau, menggunakan senjata tajam berupa pedang dan katana, hingga cara menghindari penyergapan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya