Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan pasukan militer/Net

Dunia

Pasukan Militer Dan Menteri Filipina Sudah Vaksinasi Meski Belum Ada Vaksin Yang Disetujui

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 18:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah pasukan militer dan menteri kabinet Filipina dilaporkan sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, meski otoritas belum memberikan izin penggunaannya.

Menteri Dalam Negeri Eduardo Ano pada Senin (28/12) menyebut beberapa anggota kabinet Presiden Rodrigo Duterte telah menerima vaksin Covid-19.

Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Cirilito Sobejana juga menyebut beberapa pasukannya telah divaksinasi.


Dimuat Reuters, belum diketahui vaksin merek apa yang digunakan oleh mereka untuk melakukan vaksinasi. Kementerian Kesehatan sebelumnya menegaskan vaksinasi yang diizinkan setelah vaksin disetujui dan dinyatakan aman.

Tetapi Kepala Badan Pengawas Makanan dan Obat (FDA) Rolanro Enrique Domingo mengungkap pihaknya belum memberikan persetujuan untuk vaksin Covid-19 apa pun.

Lebih lanjut, Domingo menyebut, impor, distribusi, hingga penjualan vaksin saat ini masih ilegal. Ia pun mengingatkan publik bahwa vaksin yang belum disetujui berpotensi memicu bahaya lain.

Sejauh ini hanya Pfizer yang telah mengajukan permohonan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 di Filipina. Sementara aplikasi uji coba tahap akhir Janssen dan Clover dari Sinovac, Gamaleya, Johnson & Johnson dan Clover belum disetujui.

Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan kementerian tidak memiliki informasi tentang vaksinasi tentara.

Sedangkan jurubicara militer Kolonel Edgard Arevalo mengatakan pasukan yang menerima vaksin termasuk anggota unit keamanan khusus yang ditugaskan kepada Duterte.

Jurubicara Duterte, Harry Roque sendiri menyebut sang presiden belum mendapat vaksin dan tidak mempersoalkan vaksinasi para tentara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya