Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dampak Strain Baru Virus Corona, Arab Saudi Perpanjang Larangan Masuk Kerajaan Selama Seminggu

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 15:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya akan memperpanjang larangan masuk ke Kerajaan melalui udara, darat, dan laut selama seminggu lagi.

Dalam pernyataan yang dilansir Saudi Press Agency (SPA) pada Senin (28/12), Kementerian Dalam Negeri mengatakan keputusan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran varian baru Covid-19 yang telah terdeteksi di sejumlah negara.

“Kasus-kasus luar biasa akan dibebaskan dari larangan masuk, dan warga non-Saudi diizinkan meninggalkan Kerajaan,” kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Arab News, Senin (28/12).


Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa kementerian sedang menilai situasi saat ini dan jika diperlukan maka penangguhan perjalanan dapat diperpanjang.

Strain baru virus muncul awal bulan ini di Inggris dan telah menjangkau beberapa negara di dunia, termasuk Timur Tengah.

Pada hari Minggu (27/12), Jordan mengkonfirmasi dua kasus varian virus corona yang sangat menular pada seorang pria dan istrinya yang telah tiba dari Inggris.

Selumnya Lebanon juga mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka mendeteksi kasus pertama dari varian baru pada penerbangan yang tiba dari London.

Lebih dari 50 negara telah memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris sebagai akibat dari varian baru virus baru itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya