Berita

Lapangan Latih Jakarta International Stadium gunakan rumput hybrid/lst

Sepak Bola

Diresmikan Jakpro, 2 Lapangan Latih JIS Gunakan Rumput Hybrid Standar FIFA

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 15:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, tak menghentikan komitmen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menyelesaikan proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Tepat di pengujung tahun 2020, 2 lapangan latih JIS pun akhirnya bisa diresmikan. Hal ini menjadi bagian penting dari progres pembangunan stadion yang telah memasuki pekan ke-69 ini.

Corporate Communication Manager PT Jakpro, Melisa S Sjach mengatakan, peresmian 2 lapangan latih tersebut terasa istimewa dan bersejarah.


Pasalnya, untuk pertama kalinya lapangan sepak bola di Indonesia menggunakan rumput hybrid yang berstandar internasional.

"Dengan memakai rumput hybrid, JIS dimungkinkan menghelat dua pertandingan dalam satu hari di pertandingan resmi berstandar FIFA," katanya, Senin (28/12), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Keunggulan lainnya, seperti dituturkan Melisa, rumput hybrid sangat cocok dengan kondisi iklim pesisir. Selain itu, rumput hybrid memiliki daya serap air yang baik.

Artinya air akan lebih cepat turun hingga lapisan terbawah rumput. Sesuai standar FIFA, genangan air di lapangan JIS dirancang tidak lebih dari 10 detik.

Rumput hybrid lapangan latih JIS merupakan perpaduan 5 persen rumput sintesis yang diimpor langsung dari Italia dan 95 persen rumput natural jenis rumput Zoysia Matrella.

Untuk satu lapangan latih, membutuhkan 19 gulung rumput sintetis. Adapun setiap satu gulungannya berukuran 109 x 3,9 meter.

“Dua lapangan latih JIS berada di sisi utara stadion. Masing-masing lapangan berukuran 105 meter kali 68 meter yang dibatasi tribun pemain,” pungkas Melisa.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya