Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

ISWAMI Minta Malaysia Terbuka Jelaskan Hasil Investigasi Termasuk Kewarganegaraan Pemilik Akun Penghina Lagu Indonesia Raya

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (ISWAMI) mengutuk penghina lagu Indonesia Raya yang sedang viral di media sosia. Perbuatan tersebut dianggap cerminan dari perilaku yang tidak beradab, tidak bermoral, dan dapat merusak hubungan kedua negara.

Dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (28/12), ISWAMI mengatakan kasus penghinaan lagu Indonesia Raya, yang dilakukan pemilik akun YouTube My Asean, yang diunggah dari Malaysia, merupakan upaya merusak hubungan baik Indonesia-Malaysia, yang selama ini berjalan sangat baik.

ISWAMI meminta pihak berwajib Malaysia secara terbuka menjelaskan hasil investigasinya -- termasuk kewarganegaraan pemilik akun, juga motif dari penghinaan tersebut.


Presiden ISWAMI Indonesia, Asro Kamal Rokan, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Malaysia dalam penyelidikan terkait penghinaan tersebut.

"ISWAMI mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Malaysia yang menyelidiki pemilik akun YouTube My Asean. ISWAMI juga mengapresiasi Kementerian Luar Negeri Indonesia, yang cepat menanggapi perihal penghinaan tersebut," jelas Asro.  

"Hubungan yang harmonis kedua negara harus tetap dijaga. Untuk itu, kasus penghinaan harus dapat diselesaikan dalam waktu cepat agar kasus seperti ini tidak lagi terjadi pada masa mendatang," kata Asro.

Ia menghimbau agar masyarakat dari kedua negara untuk selalu mempertimbangkan akibat-akibat dari unggahan di sosial media, yang dapat berakibat negatif dan merugikan banyak pihak.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya