Berita

Andrea Dovizioso menolak jadi pengganti Marc Marquez di tim Repsol Honda/Net

Olahraga

Diisukan Jadi Pengganti Marquez Di Tim Honda, Dovizioso Pilih Gelengkan Kepala

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

MotoGP musim 2021 tampaknya belum bisa kembali diramaikan oleh pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez. Usai menjalani operasi ketiga di lengan kanannya pada awal Desember lalu, pembalap asal Spanyol itu setidaknya butuh waktu 6 bulan untuk recovery.

Bahkan, ada kemungkinan, Marquez harus kembali absen sepanjang seri balapan MotoGP musim 2021. Atas kondisi tersebut, Honda pun mulai mencari sosok pengganti Marquez.

Nah, nama yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi pembalap bernomor 93 itu adalah Andrea Dovizioso. Kabar ini muncul seiring putusan Dovi yang memilih hengkang dari tim Ducati dan belum bergabung dengan tim manapun menjelang musim 2021.


Namun, kabar itu dibantah langsung oleh manajer Dovizioso, Simone Battistella. Bahkan, dengan tegas Simone menyebut Dovi tak punya keinginan untuk jadi pengganti Marquez.

“Andrea (Dovisiozo) sama sekali tidak berminat menggantikan Marc Marquez,” ujar Battistella yang dikutip Redaksi dari Paddock-GP, Senin (28/12).

“Sejauh ini belum ada komunikasi. Saya pikir Honda ingin memantau kondisi Marc terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan,” sambungnya.

Tim Repsol Honda sebenarnya memiliki sejumlah opsi internal sebagai pengganti Marquez. Mulai dari Stefan Bradl yang kini menjadi test rider mereka.

Kemudian ada Cal Crutchlow yang sebelumnya sempat ikut dalam pengembangan motor pabrikan asal Jepang itu bersama Marquez. Akan tetapi, Crutchlow sudah terlanjur berpindah ke pabrikan asal Jepang lainnya, Yamaha.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya