Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Duterte: Tidak Ada Vaksin, Tentara AS Tidak Boleh Tinggal Di Sini

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 08:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan segera mengakhiri Perjanjian Pasukan Kunjungan (VFA), kecuali Amerika Serikat (AS) dapat membberi vaksin Covid-19.

Berbicara dalam pertemuan di Malacanang pada Sabtu (26/12), Duterte mencatat VFA berada di ambang penghentikan, dan pasukan AS harus meninggalkan Filipina kecuali dia mengizinkan mereka untuk tinggal.

"Jika mereka tidak mampu memberikan minimal 20 juta vaksin, lebih baik mereka keluar. Tidak ada vaksin, tidak tinggal di sini," kata Duterte, seperti dikutip dari Inquirer.


Carlito Galvez Jr. yang bertanggung jawab atas program vaksinasi nasional mengatakan Filipina akan memperoleh vaksin setelah kesepakatan dengan Pfizer dan Novovax ditandatangani pada Januari.

Duterte meminta Galvez untuk tidak terpaku pada vaksin yang dikembangkan oleh AS, dan membeli apa yang tersedia karena situasi darurat.

Lebih lanjut, Duterte juga meminta Direktur Jenderal Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Filipina, Dr Eric Domingo untuk tidak menunda persetujuan vaksin yang sudah melewati regulator pemerintah AS dan Inggris.

Tetapi Domingo sendiri menyoroti stabilitas vaksin di iklim Filipina dan efektivitasnya untuk orang Rusia.

Sementara itu, Duterte sendiri sudah memerintahkan penghentian VFA awal tahun ini, tetapi menangguhkan hitung mundur enam bulan sebelum perjanjian militer berakhir.

Kesepakatan itu mengizinkan tentara Amerika untuk mengadakan latihan militer di Filipina.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya