Berita

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca/Net

Dunia

Ada Lonjakan Kasus Di Beijing, Pengiriman Vaksin Buatan China Ke Turki Ditunda

SENIN, 28 DESEMBER 2020 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengiriman vaksin virus corona dari China ke Turki yang seharusnya tiba pada Senin (28/12) waktu setempat telah mengalami penundaan selama satu atau dua hari. Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan, hambatan tersebut disebabkan oleh keadaan darurat di bea cukai Beijing karena ditemukannya kasus virus corona baru di sana.

"Akibat insiden tersebut, mobilitas bea cukai untuk sementara ditangguhkan," jelas Koca di akun Twiiternya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (27/12).

Menurut jadwal, seharusnya batch pertama dari 3 juta dosis vaksin SinoVac China diharapkan tiba di Turki pada Senin (28/12) waktu setempat.


China sendiri saat ini tengah mengumumkan keadaan darurat di semua distrik di ibu kota Beijing di tengah melonjaknya kasus Covid-19.

Media lokal melaporkan hal tersebut telah menyebabkan penghentian perjalanan masuk dan keluar dari area tempat virus terdeteksi, sementara inspeksi dan kontrol diperketat di semua titik.

Keadaan darurat berlanjut di ibu kota karena deteksi kasus berturut-turut di distrik Shunyi, yang terletak di timur laut ibu kota dan dekat Bandara Internasional Ibu Kota Beijing. Di mana beberapa pegawai bandara dilaporkan tinggal di distrik Shunyi.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya