Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh/Net

Politik

Pangeran Desak Polisi Adil Dan Transparan Usut Kecelakaan Di Pasar Minggu

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 13:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aparat kepolisian diminta untuk mengusut secara tuntas peristiwa kecelakaan di Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/12) yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Desakan disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh kepada wartawan, Minggu (27/12).

Kecelakaan ini sendiri melibatkan mobil Innova yang dikemudikan polisi, Aiptu ICH dengan 3 motor dan menelan korban jiwa seorang ibu rumah tangga, Pinkan Lumintang (30).


Kecelakaan terjadi setelah mobil Innova diserempet oleh mobil Hyundai yang dikemudikan oleh tersangka H, hingga melewati batas jalan dan menabrak 3 motor di arah berlawanan.

Pangeran menilai kasus ini menarik perhatian publik karena turut melibatkan seorang aparat kepolisian, Aiptu ICH. Sementara pihak yang menyerempat ICH, H sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kecelakaan yang asal mula penyerempetan oleh H kepada Aiptu ICH tersebut harus diusut secara adil, transparan, dan profesional,” tegas Pangeran.

Politisi PAN ini tidak ingin masyarakat beranggapan ada diskriminasi dalam peristiwa ini. Jangan sampai ada perlakuan khusus kepada Aiptu ICH dan sebatas mengkambinghitamkan tersangka H.

Apalagi, H mengaku sempat dipukul Aiptu ICH sebelum kejadian itu terjadi.

“Jika memang pengakuan H tersebut benar adanya, tentu Aiptu ICH harus mempertanggungjawabkan tindakannya. Jangan sampai tindakan Aiptu ICH dibiarkan dan seakan-akan kebal secara hukum,” tegasnya.

“Saya mendukung pihak kepolisian untuk dapat mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan dan profesional  agar kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat,” demikian Pangeran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya