Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: 'Hantu Islam Politik' Hanya Balon Halusinasi Untuk Perkuat Cengkraman Oligarki

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Publik saat ini sedang banyak yang mengalami kebingungan dalam memandang politik tanah air. Mereka dihadapkan pada dua pilihan.

Pilhan pertama adalah mendukung ketidakbecusan pemerintah. Mulai dari kinerja yang payah, ekonomi rusak, korupsi sistemik dan otoriter. Sementara pilihan kedua adalah bermain bahaya ‘hantu Islam politik’

“Pilihan dua bahaya “hantu Islam politik". Abangan tidak cerdas, pilih rezim kagak becus, korup dan otoriter. Kalau perlu gedein lagi 'Hantu Islam’. Hantu lho,” tutur tokoh nasional DR, Rizal Ramli dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (27/12).


Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menegaskan bahwa kedua pilihan tersebut sebenarnya bukan pilihan.

Sebab, pilihan mendukung rezim tidak becus, korup, dan otoriter akan menghasilkan kemiskinan, ketidakadilan, dan kemunduran.

“(Sementara) ‘hantu Islam politik’ hanya balon halusinasi untuk perkuat cengkraman oligarki dan neo-otoriter. Phobia juga sebagai alat fundrising dari minoritas,” tegasnya.

Rizal Ramli menekankan bahwa Indonesia sebagai negara dengan ideologi Pancasila tidak boleh phobia dengan agama apapun. Phobia terhadap agama apapun hanya akan menjadi sumber perpecahan tiada henti.

“Yang akan melupakan kita terhadap tujuan kemerdekaan: mencerdaskan bangsa, keadilan dan kemakmuran untuk semua,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya