Berita

Toko street food kuno zaman Romawi/Net

Dunia

Tim Arkelog Temukan Toko Street Food Kuno Zaman Romawi Di Kota Pompeii

MINGGU, 27 DESEMBER 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tim arkeolog di Pompeii, Italia mendapat temuan yang luar biasa dari sebuah situs yang diyakini sudah terkubur dalam letusan gunung berapi pada 79 Masehi.

Situs tersebut adalah toko yang menyajikan jajalan jalan atau street food kuno orang-orang Romawi atau yang dikenal sebagai termopolium.

Toko itu ditemukan di situs taman arkeologi Regio V yang belum dibuka untuk umum, tetapi sudah diresmikan pada Sabtu (26/12), seperti dimuat Reuters.


Selain toko, para arkeolog juga menemukan jejak makanan yang berusia hampir 2.000 tahun. Itu adalah beberapa toples terra cotta di dalam lubang melingkar di meja penjaga toko.

"Ini adalah penemuan yang luar biasa. Ini pertama kalinya kami menggali seluruh termopolium," kata direktur taman arkelogi Pompeii, Massimo Ossana.

Bagian depan konter tampak dihiasi lukisan dinding berwarna cerah, beberapa menggambarkan hewan yang menjadi bagian dari bahan makanan yang dijual, seperti ayam dan dua ekor bebek yang digantung terbalik.

"Analisis awal kami menunjukkan bahwa gambar yang digambar di bagian depan konter, mewakili, setidaknya sebagian, makanan dan minuman yang dijual di sana," kata Valeria Amoretti, antropolog situs.

Ia juga mengatakan, jejak daging babi, ikan, siput, dan daging telah ditemukan di dalam wadah.

Arkeolog juga menemukan mangkuk minum perunggu berhias yang dikenal sebagai patera, serta toples keramik yang digunakan untuk memasak semur dan sup, termos anggur, dan amphora.

Pompeii diyakini sebagai rumah 13 ribu orang Romawi yang terkubur akibat letusan gunung yang setara dengan bom atom.

Sekitar dua pertiga dari kota kuno seluas 66 hektar telah ditemukan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya